Hubungan antara individu keluarga dan masyarakat


Makna individu

Individu sering kali diidentikan dengan hubungan antara orang perseorangan. Para ahli psikologi modern menegaskan bahwa manusia itu merupakan suatu kesatuan jiwa dan raga yang kegiatannya sebagai keseluruhan dan kesatuan. Bukan hanya kegiatan alat tubuh saja, atau bukan hanya aktivitas dari kemampuan jiwa satu persatu terlepas daripada yang lain.

Contoh : manusia sebagai makhluk individu mengalami kegembiraan atau kecewa akan terpaut dengan jiwa raganya. Tidak hanya mata, telinga, tangan, kemampuan, dan perasaan saja. Dalam kegembiraan manusia dapat mengagumi dan merasakan suatu keindahan, karena ini mempunyai rasa keindahan dalam individunya.

Tegasnya apabila kita mengalami sesuatu maka kita bukan hanya melihat sesuatu dengan alat mata kita saja, melainkan juga seluruh minat dan perhatikan yang kita curahkan kepada objek yang kita amati itu. Pendapat lain bahwa manusia sebagai makhluk individu kita hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa raga. Melainkan juga dalam arti bahwa tiap-tiap orang itu merupakan pribadi (individu) yang khas menurut corak kepribadiannya termasuk kecakapan-kecakapan serta kelemahan-kelemahannya.

Kenyataannya dalam kehidupan kita sehari-hari setiap individu mempunyai ciri dan corak tertentu, yang lain daripada yang lainnya. Contoh: Seorang politikus dengan seorang pedagang sangat berbeda dalam kegiatan sehari-hari. Seorang politikus yang sibuk mengurusi masalah pencitraan diri, sibuk mengurus partai dan mungkin sibuk memikirkan solusi masalah negeri ini. Sedangkan seorang pedangan memikirkan bagaimana strategi berdagangnya dan memikirkan stok-stok barang dagangannya. Perbandingan tersebut menunjukan bahwa setiap individu mempunyai ciri atau karakteristik yang berbeda-beda.

Keluarga

Keluarga adalah kelompok-kelompok primer didalam sebuah tatanan masyarakat. Yang dimaksud keluarga adalah kumpulan antar sebuah individu-individu yang mempunyai hubungan darah atau hubungan khusus lainnya. Biasanya didalam keluarga terdapat seorang ayah dan ibu serta anak-anaknya.

Masyarakat

Masyarakat secara umum dapat digambarkan sebagai kumpulan dari keluarga-keluarga yang terdapat didalamnya yang membentuk suatu kesatuan dan mempunyai hubungan sosial antara mereka. Sering kita jumpai saat ini adalah kelompok-kelompok masyarakat seperti masyarakat jawa, masyarakat kalimantan, masyarakat sulawesi dan lain-lain. Tetapi sesungguhnya masyarakat tidaklah harus tersusun dari demikian, saat ini sudah banyak masyakarakat yang mempunyai latar belakang berbeda-beda diantaranya yang membetuk suatu hubungan sosial. Yang terpenting dalam sebuah masyarakat harus lah ada interkasi antar individu baik dalam bentuk melakukan ibadah bersama, melakukan kegiatan kerja bakti / gotong-royong, dst.

Sebuah masyarakat haruslah mempunyai syara-syarat sebagai berikut :

a. Harus ada pengumpulan manusia

b. Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama dalam suatu daerah tertentu

c. Adanya aturan-aturan atau undang-undang untuk mengatur mereka untuk menuju pada kepentingan dan tujuan yang bersama.

Dalam hubungan antara manusia dengan manusia yang lainnya, terpenting yang perlu diperhatikan adalah sebagai akibat dari hubungan tadi menyebabkan hubungan manusia bertambah luas yang dipengaruhi hasrat/keinginan sebagai berikut :

a. Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia sekelilingnya

b. Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana sekelilingnya

Untuk dapat menyesuaikan diri dengan kedua lingkaran tersebut manusia menggunakan pikiran untuk menghadap udara dingin, alam yang kejam, dan sebagaimana manusia menciptakan rumah, pakaian dan liannya.

Kurang lebih 81.2% dari wilayah Indonesia bertempat tinggal di desa. Partisipasi masyarakat pedesaan amanat diperlukan bagi hasilnya pembangunan dan sekaligus akan meningkatkan penghidupan masyarakat dipedesaan.

Setiap program pembangunan desa dimaksudkan untuk membantu dan memacu masyarakat desa membangun berbagai sarana dan prasarana desa yang diperlukan. Lembaga-lembaga yang mengatur tersebut antara lain Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) Koperasi Unit Desa (KUD) dst yang kesemuanya bertujuan untuk memakmurkan masyarakat dan meningkatkan tarafi hidup mereka.

Jadi disimpulkan bahwa :

Masyarakat adalah gabungan dari individu-individu yang berbeda-beda. Maka dari itu rasa saling menghargai dan rasa senasip dan sepenanggungan harus senantiasai dijaga. Karena hanya dengan modal itulah kehidupan masyarakat akan selaras dan tercipta rasa damai , aman dan nyaman. Didalam hidup bermasyarakat juga diperlukan sikap tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat tersebut. Karena kalau tidak ada sikap tanggung jawab tersebut , akan terjadi sikap tidak peduli dengan keadaan sekitar dan hal tersebut akan menjadi bom waktu dalam kehidupan bermasyarakat , berbangsa dan bernegara.

Sumber : Buku ISD (Herwantiyoko & Neltje F. Katuuk) penerbit Gunadarma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s