Ilmu Pengetahuan


Ilmu itu selalu tersusun dari pengetahuan yang secara teratur diperoleh dengan objek tertentu dengan sistematis , metodis, rasional / logis , empiris, umum, dan akumulatif. Pengertian pengetahuan sebagai istilah filsafat tidaklah sederhana karena bermacam-macam pandangan dan teori (epistemology) diantaranya pandangan Aristoteles bahwa pengetahuan merupakan perangsang bagi indera dan budi setiap jiwa seseorang. Menurut Decartes ilmu pengetahuan merupakan serba budi , oleh Bacon dan David Home diartikan sebagai pengalaman indera dan batin, menurut Immanuel Kant pengetahuan merupakan persatuan antara budi dan pengalaman dan teori Phyroo mengatakan bahwa tidak ada kepastian dalam pengetahuan. Dari berbagai macam pandangan tentang pengetahuan diperoleh sumber-sumber pengetahuan berupa ide, kenyataan, kegiatan akal budi, pengalaman, sintesis budi atau meragukan karena tak adanya saran untuk mencapai pengetahuan yang pasti.

Untuk membuktikan apakah pengetahuan itu benar atau tidak, perlu didasarkan pada teori-teori kebenaran pengetahuan. Teori pertama bertitik tolak mengenai adanya hubungan dalil dimana pengetahuan dianggap benar apabila dalil (proporsi) itu mempunyai hubungan dengan dalil yang terdahulu. Kedua pengetahuan itu benar apabila ada kesesuaian dengan kenyataan. Teori ketiga menyatakan bahwa pengetahuan itu benar apabila mempunyai konsekuensi praktis dalam arti yang mempunyai pengetahuan itu.

Banyaknya teori dan pendapat tentang pengetahuan dan kebenaran mengakibatkan suatu definisi dari ilmu pengetahuan yang dikalangan ilmuan sendiri sudah ada keseragaman pendapat.

Untuk mencapai suatu pengetahuan yang ilmiah dan objektif diperlukan sikap yang ilmiah. Bukan membahas tujuan ilmu, melainkan mendukung dalam mencapai tujuan ilmu itu sendiri, sehingga benar-benar objektif, terlepas dari prasangka pribadi yang bersifat subjektif. Sikap yang bersifat ilmiah ini meliputi empat hal yaitu :

a. Tidak ada perasaan yang bersifat pamrih sehingga  mencapai pengetahuan ilmiah yang objektif.

b. Selektif artinya mengadakan pemilihan terdahap problem yang dihadapi supaya didukung oleh fakta atau gejala dan mengadakan pemilihan terhadap hipotesis yang ada

c. Kepercayaan yang layak terdahap kenyataan yang tak dapat diubah supaya didukung oleh fakta atau gejala dan mengadakan pemilihan terhadap hipotesis yang ada

d. Merasa pasti bahwa setiap pendapat  teori maupun aksioma terdahulu telah mencapai kepastian namun masih terbuka untuk dibuktikan kembali.

Permasalahan ilmu pengetahuan meliputi arti sumber, kebenaran pengetahuan, serta sikap ilmuwan itu sendiri sebagai dasar untuk langkah dan ilmu pengetahuan sosial dan kemanusiaan, dan sebagaimana apa yang disebut generic meliputi segala usaha penelitian dasar dan terapan serta pengembangannya. Penelitian dasar bertujuan utama menambah pengetahuan ilmiah, sedangkan penelitian terapan adalah untuk menerapkan secara praktis pengetahuan ilmiah. Pengembangan diartikan sebagai penggunaan sistemasis dari pengetahuan yang diperoleh untuk kepentingan sistematis dari pengetahuan yang diperoleh penelitian untuk keperluan produksi bahan-bahan, cipta rencana system metode atau proses yang berguna, tetapi yang tidak mencakup produksi atau engineringnya (Bachtiar Rifai 1975)

Sekarang  ini tidak dapat bersikap netral lagi terhadap penyelidikan ilmiah, karena manusia hidup dalam satu dunia, hasil dari ilmu pengetahuan dapat membawa mereka pada malapetaka yang belum pernah dibayangkan sebelumnya sehingga perlu etika ilmu pengetahuan sebagai satu-satunya jalan keluar. Lebih lanjut diakui oleh filsafat modern, bahwa manusia dalam pekerjaan ilmiahnya tidak hanya bekerja dengan akal budinya. Tetapi dengan seluruh eksistensinya dengan seluruh keadaannya dengan hatinya dengan panca inderanya sehingga manusia dapat mengambil keputusannya.

Membuat pilihan tentunya tidak mudah memerlukan pertimbangan-pertimbangan yang didasarakan pada ajaran agama, dan nilai-nilai kesusilaan. Konteks ilmu dengan ajaran agama dalam rangka meningkatkan ilmuwan itu sendiri sejajar dengan orang-orang yang beriman pada derajat yang tinggi, sebagai pemegang amanat, dan akan tetep memperloleh pahala.

Ilmu  pengetahuan sekarang menghadapi kenyataan  kemiskinan yang ada pada hakikatnya tidak dapat melepaskan diri dari kaitan dengan ilmu ekonomi karena kemiskinan merupakan persoalan ekonomi yang paling elementer di mana kekurangan ekonomi dapat menjurus kepada kematian. Tetapi di lain pihak ekononom sekarang berada pada puncuk kegemilangan intelektual, banyaknya menggunakan pernilaian matematis dan usaha pembuatan model matematis yang merupakan usaha yang amat makmur (American Ekonomic Association). Dalam hal ini tentu ekonomi perlu menyajikan analiis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dengan bermacam-macam kadar asumsinya, sebab apabila bertentangan dengan nilai atau etika yang hidup dalam masyarakat dan model-model yang dibangunnya tidak relevan yang akan memberikan kesan sebagai suatu ilmu yang mengajarkan keserakahan.

 

Kesimpulan :

Bahwa ilmu pengetahuan haruslah terus digali dan dikembangkan untuk kebaikan umat manusia di dunia, dan apabila ilmu pengetahuan itu merugikan manusia hendaknya dikaji dan diteliti kembali. Karena ilmu pengetahuan hakikatnya sebuah harta karun yang sangat berharga. Setiaknya ilmu pengetahuan tidak akan menyusut harganya dan tidak akan lekang oleh zaman. Ilmu pengetahuan justru akan semakin berkembang dan maju seiring perkembangan zaman. Tapi sayangnya di Indonesia masih belum begitu ter akomodasi para ilmuan dalam mengembangkan ilmunya karena keterbatasan modal dan sarana. Untuk itu disarankan keapda pemerintah agar menyediakan sarana yang cukup serta biaya riset yang cukup untuk memacu pertumbuhan ilmu pengetahuan di negeri ini. Supaya anak bangsa ini dapat berkreatifitas dan menyalurkan ilmu mereka.

Sumber : Buku ISD (Herwantiyoko & Neltje F. Katuuk) penerbit Gunadarma

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s