Negara dan unsur-unsur pembentuknya


Negara merupakan alat dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan manusia dalam masyarakat.

Oleh karena itu sebagai organisasi, negara dapat memaksakan kekuasaan secara sah terhadap semua golongan kekuasaan serta dapat menetapkan tujuan hidup semua golongan kekuasaan serta dapat menetapkan tujuan hidup bersama. Dengan kata lain negara mempunyai dua tugas utama yaitu :

1. Mengatur dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat yang bertentangan satu sama lainnya.

2. Mengatur dan menyatukan kegiatan manusia dan golongan untuk menciptakan tujuan bersama yang disesuaikan dan diarahkan pada tujuan negara

Dengan demikian negara mempunyai kekuasaan yang paling kuat dan tertata serta tertatur

Sifat-sifat Negara

Sebagai organisasi kekuasaan tertinggi negara mempunyai sifat yang sangatlah khusus yang tidak melekat dengan organisasi lain. Sifat tersebut melekat pada negara karena penjelmaan (Manidestasi) dari kedaulatan yang dimiliki. Adapun sifat tersebut antara lain yaitu :

1. Sifat memaksa artinya negara mempunyai kekuasaan untuk menggunakan kekerasan fisik secara illegal agar tercapai ketertiban dalam masyarakat  dan mencegah timbulnya anarki.

2. Sifat monopoli artinya negara mempunyai hak kuasa tunggal dalam menetapkan tujuan bersama dari masyarakat

3. Sifat mencakup semua artinya semua peraturan perundang-undangan mengenai semua hal tanpa terkecuali

Bentuk Negara

Dipandang dari sisi erat dan tidaknya  serta sifat hubungan suatu negara ke dalam maupun ke luar, dapat kita bedakan antara bentuk negara dan bentuk kenegaraan. Disebut bentuk negara jika hubungan suatu negara ke dalam (dengan daerah-daerahnya) maupun ke luar negeri (dengan negeri lain) ikatannya merupakan suatu negara. Sedangkan bentuk kenegaraan ialah jika hubungan ke dalam maupun ke luarnya ikatannya merupakan suatu negara.

1. Negara kesatuan (Unitarisme)

Adalah negara yang merdeka dan berdaulat dimana kekuasaan untuk mengurus seluruh pemerintahan dalam negara berada pada pusat. Didalam brntuk negara kesatuan ini terdapat 2 macam bentuk yaitu :

a.  Kesatuan dengan system sentralisasi yaitu yang kesemuanya dilakukan dan diurus oleh pusat. Adapun keuntungan dari system ini yaitu

–   Adanya peraturan yang sama diseluruh negara

–   Penghasilan daerah dapat digunakan untuk keperluan seluruh ngeara

Tetapi selain keuntungan  yang  banyak system ini juga mempnyai beberapa kelemahan atau kerugiannya diantaranya yaitu :

–   Menumpuknya pekerjaan pemerintah pusat dan terlambatnya keputusan-keputusan dari pemerintah pusat.

–   Keputusan sering tidak cocok dengan keadaan daerah

–   Rakyat kurang mendapat kesempatan untuk turut serta dan bertanggung jawab terhadap daerah.

b. Negara kesatuan dengan system desentralisasi yaitu system negara yang memberikan kewenangan bagi daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri.

2. Negara Seikat (Negara Federasi)

Yaitu negara yang terjadi dari penggabungan beberapa negara yang semua berdiri sendiri sebagai negara yang merdeka , berdaulat ke dalam suatu ikatan kerjasama yang efektif untuk melaksanakan urusan secara bersama. Setelah penggabungan diri, masing-masing negara itu melepaskan sebagain kekuasaan dan menyerahkan kepada Negara Federalnya. Kekuasaan yang diserahkan menyerahkan kepada negara Federalnya. Kekuasan yang diserahkan disebut secara satu persatu (liminatif)

Unsur-unsur sebuah Negara

1. Harus ada wilayah

Setiap negara mestilah mempunyai sebuah wilayah tertentu yang teridiri dari sebuah daratan dan bahkan lautan. Jadi belum dapat diakui sebagai negara kalau belum mempunyai wilayah.

2. Harus ada Rakyat

Setelah unsur wilayah terbenuhi, unsur selanjutnya yaitu harus ada rakyat. Karena rakyatlah yang nantinya akan menempati seuatu negara dan kemudian disebut sebagai warga negara.

3. Harus ada pemerintahan

Tidak kalah pentingnya suatu negara harus mempunyai pemerintah yang mengatur dan menyelenggarakan fungsi penataan pada sebuah negara. Biasanya pemerintahan ini pula harus diakui oleh PBB

4. Harus ada tujuan

Jadi sebuah negara terbentuk atau didirikan oleh seseorang atau oleh suatu gerakan haruslah memnpunyai tujuan yang jelas dan terperinci. Untuk apa negara itu didirikan dan bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.

 

Kesimpulan :

Bahwa  suatu negara dimanapin didunia ini tidak ada yang tidak memenuhi unsur-unsur negara karena bila suatu negara tersebut tidak memenuhi makan tidak dapat dikatakan sebagai negara yang berdaulat. Karena peraturan tersebut juga dijadikan pendoman PBB untuk mengakui sebuah negara. Pada contohnya kasus Timor Leste, disana terjadi jajak pendapat dimana rakyat menentukan bahwa mereka ingin memisahkan diri dari negara Indonesia. Nah disinalh peran rakyat dirasakan untuk meentukan nasib kedepan seuah negara atau sebuah wilayah. Bahwa Timor Leste tersebut telah memenui unsure yang pertama telah memiliki rakyat yang mendukung pembentukan negara dan yang kedua tentunya telahe memiliki wilayah secara otomatis karena penduduk wilayahnya menyatakan bergabung atau ingin menjadi bagian dari negara Timor Leste

Maka dengan itulah dibetuk kepemerintahan disana dan mulai menyusun visi dan misi serta tujuan didirikannya negara tesebut. Karena unsure-unsur tersebut mencukupi dan telah lengkap maka Persertikatan  Bangsa-bangsa menyatakan bahwa Timor Leste menjadi Negara yang berdaulat.

One thought on “Negara dan unsur-unsur pembentuknya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s